Nasional, Balikpapan - Badan Urusan Logistik Divisi Regional (Bulog Divre) Kalimantan Timur dan Utara memastikan pasokan stok beras dan gula pasir masyarakat setempat aman. Stok beras dipastikan mencukupi hingga pelaksanaan lebaran hari raya Idul Fitri pertengahan 2017 nanti.

“Pasokan beras dan gula aman di Kaltim,” kata Kepala Bulog Divri Kalimantan Timur dan Utara, Yayan Suparyan, Jumat, 17 Februari 2017.

Yayan mengatakan pasokan beras dan gula mencapai 3 ribu ton dan 1.800 ton per bulannya di Kalimantan Timur. Pasokan bahan pokok masyarakat ini dipastikan akan terus mengalir selama enam bulan ke depan.

“Kalau dihitung alokasi per bulan untuk beras Kaltim itu 3.000 ton. Itu kalau sebulan, nah kalo enam bulan pokoknya aman hingga bulan puasa dan lebaran untuk memenuhi kebutuhan Kaltim,” ungkapnya.

Begitupula stok gula pasir. Bulog Kaltim memiliki stok 1.800 ton per bulan. Ketahanan pangan seperti beras yang disediakan Bulog Kalimantan Timur dan Utara diperuntukan menjaga kebutuhan beras untuk rakyat miskin (Raskin), kebutuhan penanganan dan penanggulangan bencana alam, termasuk untuk menjaga kestabilan harga beras di pasaran. “Selama ini, suplai beras kita datangkan dari Sulawesi dan Jawa Timur sebagai salah satu centra beras,” ujarnya.

Produksi beras Kalimantan Timur hanya sekitar 1.500 ton per tahunnya. Sedangkan per tahunnya dibutuhkan 15 ribu ton. “Target pengadaan beras untuk wilayah Kaltim itu masih sama dengan tahun 2016. Tahun lalu realisasi pengadaan beras hanya 10% atau 1.500 ton dari target. Karena faktor cuaca yang mengakibatkan produksinya kurang maksimal,” kata Yayan.

Beras di gudang Bulog Balikpapan jalan Sutoyo, Gunung Malang , cukup tersedia dan aman untuk memenuhi kebutuhan hingga enam bulan ke depan .

SG WIBISONO