Penyerangan Novel Menguatkan Tekad Ahok-Djarot Melawan Koruptor
Djarot Saiful Hidayat sangat menyesalkan kejadian itu harus menimpa penegak hukum yang berkomitmen memberantas korupsi di Indonesia. Kejadian itu diakui Djarot Saiful Hidayat membuat dirinya dan pasangan cagubnya Basuki Tjahaja Purnama semakin menguatkan tekadnya untuk bisa melawan korupsi.
“Ini semakin menguatkan kami perang terhadap koruptor untuk membangun pemerintahan bersih tanpa pandang bulu," kata Djarot Saiful Hidayat di Jalan Datok Tonggara, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Selama ini, Basuki Tjahaja Purnama dikenal sebagai sosok yang kerap memerangi korupsi, hal tersebut tercermin saat dirinya mendapat penghargaan Gus Dur Award 2016 dari keluarga mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Basuki Tjahaja Purnama meraih penghargaan dari kategori tokoh politik dan pemerintahan. Putri Gus Dur, Yenny Wahid, yang membacakan pengumuman itu. Judi Sakong Online
“Kenapa orang ini terpilih? Karena Basuki Tjahaja Purnama sangat pemberani dan tegas, selaras dengan salah satu nilai Abdurrahman Wahid tentang sikap kesatria,” ujar Yenny Wahid.
Selain itu, Basuki Tjahaja Purnama juga pernah dianugerahi tokoh anti korupsi oleh Perkumpulan Bung Hatta Anti Korupsi Award 2013. Penghargaan ini diberikan pada Basuki Tjahaja Purnama, lantaran Ahok dinilai sebagai sosok yang bersih dan kosisten memerangi korupsi.
Ketua Dewan Juri, Betti Alisjahbana kala itu menjelaskan dewan juri menilai Basuki Tjahaja Purnama sebagai sosok yang bersih, transparan dan profesional. Basuki Tjahaja Purnama sendiri juga dianggap konsisten menjaga prinsip ini sejak menjadi anggota DPRD, dan Bupati Belitung.
Djarot Saiful Hidayat sendiri juga mengatakana kalau dirinya mengutuk keras aksi penyerangan terhadap Novel. Tindakan semacam itu, dikatakan Djarot tidak dapat dianggap sebagai hal yang sepele. “Ini merupakan tindakan kriminal, bukan sekadar intimidasi,” ujar Djarot Saiful Hidayat.
Djarot Saiful Hidayat yang juga meerupakan mantan Wali Kota Blitar ini menganggap peristiwa nahas itu sebagai teror terhadap Kepala Satuan Tugas kasus KTP elektronik (E-KTP). Djarot Saiful Hidayat sendiri meminta kepolisian segera menangkap dan memenjarakan pelakunya.
“Sudah teror! Kriminal kalau sudah ada siram air keras. Saya minta polisi melacak dan menangkap pelakunya,” ujar Djarot Saiful Hidayat.
agen poker, agen poker online, judi poker, judi poker online, bandar poker, bandar poker online, bandar poker online indonesia, agen poker online indonesia, agen domino, agen domino online, agen domino online indonesia, agen domino online QQ, agen domino QQ, agen domino 99, agen aduQ online, agen bandarQ, agen bandarQ online, judi BandarQ, judi bandarQ online, bandarQ, agen capsa, Agen Judi Online, Agen Judi Casino, Agen Casino Online, Judi Casino, Judi Live Casino, Judi Bola Online, Agen Judi Bola Online, Agen Bola Dunia, Judi Bola Dunia, Agen Judi Bola Indonesia, Judi Bola Liga Dunia
Terima Kasih Telah Membaca Artikel : Penyerangan Novel Menguatkan Tekad Ahok-Djarot Melawan Koruptor
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Forum Blogger Indonesia


0 Response to "Penyerangan Novel Menguatkan Tekad Ahok-Djarot Melawan Koruptor"
Posting Komentar