Metro, Jakarta - Seorang Warga Negara Indonesia bernama Siti Aisyah ditangkap otoritas keamanan Malaysia karena diduga terlibat pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Dari kantor Imigrasi Jakarta Barat diketahui Siti berdomisili di Angke Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Baca: Agen Asing Diduga Manfaatkan Siti Aisyah Bunuh Kim Jong-nam

"Benar, dia dulu tinggal di sini bersama mertuanya. Tapi sekarang sudah pindah setelah bercerai dengan suaminya," kata  Ida Anisa Fitri, 25 tahun, warga Jalan Angke Indah RT 05, RW 03 Kelurahan Angke Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Jumat, 18 Februari 2017.

Menurut Ida, para tentangga memanggil Siti dengan sebutan Eneng. Namun ia tidak kenal dekat dengan perempuan itu. "Dia tidak pernah bergaul dengan tetangga," katanya. "Kalo Eneng pendiam, jarang keluar rumah. Kalo suaminya itu yang ramah."

Baca: Hanya Lima Detik, Pembunuhan Hingga Kematian Kim Jong-nam

Suami Siti bernama Gunawan alias Ajun. Orang tua Ajun, Lian Kiong alias Akion, memiliki usaha konveksi. Siti dulu bekerja di konveksi itu. Ajun kemudian menikah Siti pada 2009.

Rahmat Yusri, ketua RT 05, mengatakan, pasangan Ajun-Siti berangkat ke Malaysia pada 2010. Mereka hanya sesekali pulang ke Jakarta. "Kabarnya, pada 2012 mereka bercerai," kata Rahmat. Tetangga tidak ada yang tahu lagi keberadaan Siti. Namun menurut kabar, Siti kembali pergi lagi ke Malaysia untuk bekerja.  

Baca: Soal Siti Aisyah, Migrant Care Desak Pemerintah Mendampingi

Menurut Rahmat, berdasarkan keterangan dari dari keluarga Ajun, Siti pernah muncul di Jakarta pada Januari 2017. Tapi tidak lama dia pergi lagi. "Nah sekarang dapat kabar dia ditangkap di Malaysia," kata Rahmat. 

Rahmat mendapat kabar tentang penangkapan Siti dari pegawai dari Kementrian Luar Negeri. "Ada Orang Kemenlu yang menghubungi saya untuk menanyakan keberadaan Siti," kata Rahmat.

BENEDICTA ALVINTA | SNO