Nasional, Jakarta - Pemerintah Kota Balikpapan Kalimantan Timur meminta PT Pertamina (Persero) memprioritaskan pekerja lokal untuk mengisi peluang kerja kilang. “Pembangunan kilang harus transparan dalam penerimaan pekerjanya. Terutama memprioritaskan warga Balikpapan,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Balikpapan, Tirta Dewi, Selasa, 24 Junuari 2017.
Pertamina sedang mengembangkan kilang minyak di Balikpapan berkapasitas 260 ribu barrel menjadi 360 ribu barrel. Pengembangan kilang itu membutuhkan setidaknya 25 ribu karyawan di berbagai bidang. Ini bisa menekan angka pengangguran Balikpapan yang totalnya mencapai 18 ribu jiwa.
Baca: Pertamina dan Pemerintah Kaji Energi Baru Pengganti Elpiji
Tirta mengatakan Pertamina harus mempercayakan pengerjaan sub sub kontrak proyek pada perusahaan lokal Balikpapan. Perusahaan perusahaan ini nantinya yang akan memperkerjakan tenaga kerja lokal Balikpapan.
Tirta mengaku sudah menyurati Pertamina agar transparan dalam penunjukan perusahaan sub kontraktor pemberi kerja. Pemerintah Kota Balikpapan berniat memonitoring prosesi pengerjaan pembangunan kilang dari awal hingga akhir. “Mudah-mudahan direspon.” Ia ingin pertamina melaporkan penerima pekerjaan.
Baca juga: Bentuk PT, Pertamina - Saudi Aramco Garap Kilang Cilacap
Jika tidak ditanggapi, Tirta mengancam akan menghentikan kegiatan sementara pembangunan kilang Balikpapan. Menurut dia ada aturan tegas soal tenaga luar daerah yang sudah disepakati Pemprov Kaltim. “Kami tidak melarang Pertamina maupun sub kontraktor dalam mempekerjakan tenaga kerja antar kota antar daerah namun ada prosedur maupun perijinan yang harus dipenuhi.” Berdasarkan aturan pemberi kerja harus mengurus perizinan ke Dinas Provinsi Kalimantan Timur.
Warga Balikpapan menilai Pertamina maupun sub kontraktor lebih banyak mempekerjakan pekerja dari luar daerah untuk pembangunan apartemen karyawan Pertamina. Hal itu yang sempat menimbulkan konflik sosial.
SG WIBISONO
0 Response to "Pertamina Perluas Kilang, Balikpapan Minta Jatah Pekerjaan"
Posting Komentar