Bola, Jakarta - Stadion Anfield sudah tak angker lagi. Sabtu lalu, di kandangnya sendiri Liverpool harus takluk kepada Swansea dengan skor 2-3. Ini adalah pertama kalinya mereka kalah di Anfield, dalam rentang waktu 12 bulan.
Dinihari nanti, mereka kembali bertarung di depan pendukungnya di laga kedua babak semifinal Piala EFL, melawan Southampton--yang di laga sebelumnya menang 1-0 melalui gol Nathan Redmond. Untuk lolos, mereka harus menang dengan selisih dua gol.
Tak mudah, tentu saja. Southampton sendiri kini sedang di atas angin. Di pertandingan Liga Primer, akhir pekan lalu, mereka baru saja berpesta gol ke gawang juara bertahan Leicester, 3-0. Mereka pun menyatakan bersiap untuk merebut tiket ke Wembley--tempat laga final digelar pada 26 Februari nanti.
Baca: Klub Peserta Piala Presiden Tolak Pakai Aturan Baru ISL
"Tentu saja ini pertandingan besar, dan kami harus siap untuk itu,” kata gelandang Southampton, James Ward-Prowse. “Saat ini kami semua berbicara tentang Wembley. Kami harus memastikan untuk pergi ke sana.”
Tapi bukan Juergen Klopp kalau kemudian memilih “baper” dengan kondisi terakhir klubnya itu. Kecuali di laga ulang melawan Plymouth, pada tahun ini pasukannya memang belum mengail satu pun kemenangan. "Kami tentu saja tak suka dengan hasil terakhir,” katanya.
Kata Klopp, rentetan hasil buruk itu menjadi pertanda bahwa mereka harus segera move on. Caranya? Dia sudah tahu. Yakni, mengajak para pemainnya kembali menikmati pertandingan seperti dalam laga-laga sebelumnya.
Baca: Presiden Jokowi Bentuk Tim untuk Memajukan Sepak Bola
Artinya, menurut Klopp, pasukannya harus kembali tampil seperti sediakala dengan bermain dalam tempo tinggi dan lebih banyak menguasai pertandingan. Liverpool yang seperti itulah yang ingin kembali diperlihatkan Klopp. “Kami adalah Liverpool yang bermain dengan baik. Kami bermain bola bukan untuk menjalankan pekerjaan,” katanya.
Untuk itu, dia ingin para pemainnya kembali bermain dengan total, termasuk dengan lini belakang yang belakangan mengundang banyak kritik. Tekad Klopp hanya satu: menang.
Kemenangan, dengan selisih dua gol, dinihari nanti akan sangat banyak artinya. Dendam atas kekalahan di babak semifinal pertama terbayar, Anfield akan kembali angker bagi tim lawan, dan mereka bisa ke Wembley--untuk membayar kegagalan di musim lalu, saat mereka kalah di final oleh Manchester City.
Baca: Bali United Ditinggal Indra Sjafri, Apa Kata Irfan Bachdim?
AP | FFT | IRFAN
0 Response to "Jamu Southampton Malam Ini, Liverpool Masih Yakin Bisa Lolos"
Posting Komentar