Bisnis, Kendari - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menargetkan pada akhir 2019 semua kabupaten kota di Indonesia sudah memiliki jaringan melalui kabel bawah laut.Untuk tahun ini pemerintah menyediakan dana Rp20 triliun untuk membangun jaringan internet berkecepatan tinggi di sejumlah daerah kabupaten dan kota yang belum ada aksesnya.

Baca : Tanjung Priok Jadi Hub Internasional, Bakal Saingi Singapura

Sayangnya, Rudiantara tidak menyebut jumlah kabupaten kota untuk pembangunan jaringan internet berkecepatan tinggi tersebut.  Namun khusus di Sulawesi Tenggara (Sultra), akan ada enam kabupaten yang akan dibangun jaringan itu yang harus tersambung dengan dua ibu kota.

Baca : Indonesia Hentikan Rencana Gabung ke TPP

"Di Sultra ada enam kabupaten yakni, Kabupaten Buton, Buton Tengah, Buton Selatan, Muna, Muna Barat dan Buton Utara. Dan untuk dua kota yang harus konek dengan kabupaten adalah Kota Baubau dan Kendari," ujar dia saat mengisi Seminar Nasional yang diselenggarakan Forum Mahasiswa Pascasarjana Komunikasi Universitas Haluoleo (UHO) di Kendari, Rabu 25 Januari 2017.

Baca : Tekan Kesenjangan, Pemerintah Godok Pembentukan Bank Wakaf

Dalam mempercepat pembangunan jaringan internet kecepatan tinggi di daerah, Rudiantara mengatakan, perlu dukungan pada pemerintah setempat (Pemda). Seperti izin pembebasan lahan yang akan dilalui jaringan bawa laut. Dukungan ini diperlukan sehingga pihak kontraktor yang mengerjakan proyek itu bekerja lebih cepat sesuai dengan target yang diberikan.

"Saya juga perintahkan kepada pemenang proyek jaringan internet, agar penggunaan tenaga kerja itu lebih diutamakan pada pekerja lokal di daerah. Kecuali bagi tenaga ahli, itu adalah wewenang dari perusahaan pemenang," ujaranya.

ANTARA